1. "Sialnya kita hidup dalam kultur dimana keramahan dan kepercayaan diri seorang perempuan sering disalah artikan sebagai sifat promiscuous, gampangan, gatelan, “minta”"
    — kartika tjahja (via crescenthemum)
     

  2. Menjadi Bintang

    catatanbesarku:

    Betapa ikhlasnya bintang tidak menampakkan cantiknya demi menjaga keanggunan bulan.

    Kadang rela ditutupi awan, kadang cahayanya ia bagi kepada bulan.

    Menjadi bintang yang sabar. Kadang tidak kelihatan padahal ia ada. Kadang dianggap kecil padahal ia lebih besar dari temannya, Matahari.

    Aku mau jadi bintang saja, Ayah.

     
  3.  
  4. (Source: readyokaygo, via bungaca)

     
  5. (Source: buthaina74, via weekendover)

     

  6. Adik:kakak, air mata yang jatuh akan pergi ke mana kak?
    Kakak:ia akan berubah rupa, menguap dan terkumpul di awan, nanti ia turunkan kebahagiaan lewat hujan tawa atau hujan rasa untukmu
    Adik:Kakak, kemana perginya hari kemarin?
    Kakak:Ia berada di salah sat laci di kepalamu
    Adik:Kakak, aku…
     

  7. This year will be different. This year will be different. This year will be different. This year will be different. This year will be different..


    Diulang lagi kalimat itu, terpatri di otak. Semuanya akan berubah. Semuanya akan baik-baik saja. Dan kita tak akan sama lagi. Dan kita akan semakin kuat.


    Salah memang, meminta yang dulu di waktu saat ini. Meminta hal yang mustahil. Tidak mungkin sama. Tidak akan pernah sama lagi.


    Aku mau itu. Seperti yang dulu. Aku mau sesuatu yang mustahil. Dan aku tau, segalanya tak akan pernah sama lagi.

     
  8. #selfie

     
  9. A long ride, to the safest place I wanna be and disappear from this damn cold world.
    Your hug, Mom..

     
  10. homeandinteriors:

    The Melbourne home of Eddie Kaul and Richa Pant. Stanley stool by Jardan. Photography - Eve Wilson.

    (via febheart)